Langsung ke konten utama

Rengginang Cirebon: Kelezatan Tradisional dari Kota Udang

 

Kota Cirebon, terletak di pesisir utara Pulau Jawa, Indonesia, tidak hanya dikenal dengan warisan budayanya yang kaya, tetapi juga dengan berbagai kuliner khasnya. Salah satu makanan khas yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi Cirebon adalah rengginang. Rengginang adalah camilan gurih yang terbuat dari beras ketan yang diolah secara khusus hingga menghasilkan cita rasa yang unik dan lezat. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang rengginang Cirebon, sejarahnya, cara pembuatannya, dan kenapa makanan ini menjadi oleh-oleh yang populer dari kota ini. Merdeka77

Sejarah Rengginang Cirebon

Rengginang adalah makanan tradisional yang telah ada sejak lama di Cirebon dan sekitarnya. Seiring berjalannya waktu, rengginang Cirebon berkembang menjadi variasi rasa dan bentuk yang beragam, mencerminkan kekayaan budaya kuliner daerah ini. Rengginang terbuat dari beras ketan yang diolah dengan berbagai bumbu, termasuk garam, kelapa parut, dan bumbu lain yang memberi cita rasa khas. Awalnya, rengginang digunakan sebagai makanan selingan atau camilan, tetapi seiring dengan meningkatnya popularitasnya, rengginang menjadi oleh-oleh khas Cirebon yang populer di kalangan wisatawan.

Cara Pembuatan Rengginang Cirebon

Proses pembuatan rengginang Cirebon memerlukan keahlian dan ketelatenan. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam pembuatan rengginang:

  1. Persiapan Bahan: Bahan utama yang digunakan adalah beras ketan. Ketan direndam dalam air selama beberapa jam untuk membuatnya lembut.

  2. Pemasakan Ketan: Setelah ketan direndam, ia dimasak hingga matang. Setelah matang, ketan dihentikan dan didiamkan selama beberapa jam hingga adonan menjadi lengket.

  3. Pemberian Bumbu: Adonan ketan kemudian diberi bumbu seperti garam, kelapa parut, bawang putih, dan bumbu lain sesuai selera. Bumbu-bumbu ini memberikan cita rasa gurih khas rengginang Cirebon.

  4. Penggilingan dan Pencetakan: Adonan ketan yang telah diberi bumbu kemudian digiling halus. Setelah itu, adonan diaplikasikan ke atas cetakan berbentuk bulat atau oval dan dipanggang hingga mengeras.

  5. Panggangan: Rengginang dijemur di bawah sinar matahari atau dipanggang hingga kering dan renyah. Proses pengeringan ini penting untuk menjaga kualitas rengginang.

  6. Penyajian: Setelah rengginang benar-benar kering, mereka siap untuk disajikan. Rengginang biasanya disajikan dalam kemasan yang menarik dan tersedia dalam berbagai rasa, seperti pedas, manis, atau asin.

Rengginang Sebagai Oleh-Oleh Khas Cirebon

Rengginang Cirebon adalah oleh-oleh yang populer dari kota ini. Para pengunjung sering membelinya sebagai kenang-kenangan atau hadiah untuk dibawa pulang setelah mengunjungi Cirebon. Kelezatan dan keunikan rengginang, bersama dengan kemasannya yang menarik, membuatnya menjadi pilihan oleh-oleh yang sempurna.

Selain itu, rengginang juga sering dijadikan camilan sehari-hari oleh penduduk setempat. Makanan ringan ini cocok untuk dinikmati di sela-sela kesibukan sehari-hari atau sebagai teman setia ketika minum teh atau kopi.

Kesimpulan

Rengginang adalah salah satu oleh-oleh khas yang harus Anda coba ketika mengunjungi Kota Cirebon. Selain kelezatan dan cita rasa uniknya, rengginang Cirebon juga mengandung warisan budaya dan tradisi yang penting bagi masyarakat Cirebon. Dengan proses pembuatan yang rumit dan perpaduan bumbu yang khas, rengginang Cirebon menjadi sebuah camilan yang tak terlupakan bagi siapa saja yang mencicipinya. Jadi, jangan lupa mencoba dan membawa pulang beberapa rengginang Cirebon saat Anda mengunjungi kota ini!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Florawisata D'Castello Subang: Tempat Wisata yang Memesona di Tengah Kebun Bunga

Subang, sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, menyimpan beragam keindahan alam dan destinasi wisata yang menakjubkan. Salah satu tempat yang mempesona di Subang adalah Florawisata D'Castello, sebuah tempat wisata yang menawarkan keindahan kebun bunga yang spektakuler dan suasana yang tenang. Tempat ini adalah pilihan sempurna bagi mereka yang mencari ketenangan dan ingin merasakan pesona bunga-bunga yang bermekaran. Merdeka77 Mengenal Florawisata D'Castello Florawisata D'Castello terletak di Desa Batumekar, Kecamatan Batumekar, Subang, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Subang. Tempat ini dikenal dengan kebun bunga yang indah dan terawat dengan baik. Pengunjung akan disambut oleh berbagai jenis bunga yang bermekaran, taman yang indah, dan patung-patung dekoratif yang menambah pesona tempat ini. Salah satu daya tarik utama Florawisata D'Castello adalah berbagai jenis bunga yang tumbuh di sini. Anda dapat menemukan bunga-bunga warna-warn...

Suku Kajang Ammatoa: Memahami Tradisi dan Kehidupan Masyarakat Adat di Bulukumba, Sulawesi Selatan

Indonesia adalah rumah bagi berbagai suku dan budaya yang beragam, dengan masing-masing suku memiliki tradisi unik mereka sendiri. Salah satu suku yang menarik untuk dipelajari adalah Suku Kajang Ammatoa, yang merupakan bagian dari masyarakat adat di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Suku Kajang Ammatoa memiliki warisan budaya dan tradisi yang unik, dan artikel ini akan mengungkap beberapa aspek menarik dari kehidupan mereka. Merdeka77 1. Pemukiman Tradisional Suku Kajang Ammatoa tinggal di desa-desa tradisional yang dikenal sebagai "Kampung Kajang." Pemukiman mereka terbuat dari bambu dan bahan alami lainnya, menciptakan kesan harmoni dengan alam sekitar. Desa-desa ini memiliki struktur hierarki yang ketat, dengan pemimpin adat yang disebut "Ammatoa" yang bertugas menjaga ketertiban dan menjalankan tradisi suku. 2. Sistem Pemerintahan Tradisional Sistem pemerintahan Suku Kajang Ammatoa berbasis adat dan tradisional. Ammatoa adalah pemimpin tertinggi suk...

Talas: Umbi yang Multifungsi dan Bergizi

Talas, atau dalam bahasa ilmiahnya Colocasia esculenta, adalah jenis umbi-umbian yang berasal dari Asia Tenggara dan daerah tropis lainnya. Umbi ini memiliki peran penting dalam pangan, budaya, dan pengobatan di berbagai negara. Di artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai aspek talas, dari sejarah hingga manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. merdeka77 Sejarah dan Penyebaran Talas telah menjadi bagian penting dari pola makan manusia selama ribuan tahun. Asal usulnya diperkirakan berasal dari wilayah Asia Tenggara, terutama di India dan Indonesia, sebelum menyebar ke berbagai wilayah tropis lainnya. Umbi ini telah menjadi makanan pokok di banyak budaya Asia, Afrika, dan Pasifik. Jenis-jenis Talas Talas memiliki beberapa varietas yang berbeda, termasuk talas hias (Colocasia antiquorum) dan talas liar (Colocasia esculenta var. antiquorum). Jenis yang paling umumnya adalah talas liar, yang biasanya dimanfaatkan untuk konsumsi makanan. Ada juga beberapa variasi lokal, termasuk talas hit...